Selasa, 23 Oktober 2012

Teori Manajemen Neoklasik


Teori hubungan manusiawi (neo klasik) atau pasca klasik
Aliran teori ini timbul karena pendekatan klasik tidak sepenuhnya menghasilkan efisiensi dalam produksi keselarasan kerja.
Tokoh tokoh dalam teori ini:
1. hugo Munsterberg (1863 – 1916)
hugo dikenal sebagai bapak psikologi industri. Dalam bukunya ‘phsicology and industrial efficiency’ menguraikan bahwa untuk mencapai tujuan produktivitas harus melakukan tiga cara yaitu:
1. penemuan best possible person
2. penemuan best possible work
3. penggunaan best possible effect
2. Elton Mayo (1880 – 1949)
Terkenal dengan percobaan-percobaan Howthorne, dimana hubungan manusiawi menggambarkan manajer bertemu atau berinteraksi dengan bawahan. Bila moral atau efisiensi kerja memburuk maka hubungan manusiawi dalam organisasi juga akan buruk.
Teori manajemen modern (ilmu pengetahuan)
Teori ini dibagi menjadi dua yaitu perilaku organisasi dan manajemen ilmiah atau manajemen operasi (aliran kuantitatif)
1. teori perilaku organisasi
teori ini ditandai dengan pandangan dan pendapat baru mengenai perilaku manusia dan system. Tokoh aliran teori ini:
1. Douglas McGregor, terkenal dengan Teori X dan Teori Y
2. Frederick Herzberg, terkenal dengan Teori Motivasi Higenis atau Teori Dua Factor
3. Chris Argiris, mengatakan bahwa organisasi sebagai system social atau system antar hubungan budaya
4. Edgar Schein, dinamika kelompok dalam organisasi
5. Abraham Maslow, mengemukakan tentang hirarki kebutuhan, perilaku manusia, dan dinamika proses.
6. Robert Blak dan Jane Mouton, mengemukakan lima gaya kepemimpinan dengan kisi-kisi manajerial (managerial grid)
7. Rensislikert, mengemukakan empat system manajemen dari system explotatif otoritatif sampai system partisipatif kelompok.
8. Fred Feidler, menerapkan pendekatan kontigensi pada studi kepemimpinan.


Sumber : http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/10/teori-hubungan-manusiawi-neo-klasik-atau-pasca-klasik-dan-teori-manajemen-modern-ilmu-pengetahuan/
 Analisis saya mengenai Teori Manajemen Neoklasik mencakup 6 poin, yaitu :
1. Pengembangannya menggunakan teori maupun metodologi
2. Organisasi Neoklasik menggunakan pandangan sosiologi dan psikolog
3. Untuk mencapai tujuan produktivitas ada 3 cara :
      A. Penemuan best possible person
      B. Penciptaan best possible work
      C. Penggunaan best possible effect
4. Kenaikan produktivitas diakibatkan oleh reaksi emosional antar pekerja bukan diakibatkan oleh insentif keuangan
5. Partisipasi
6. Perluasan kerja


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar